meratapi merahnya langit di angkasa
tak satu pun jiwa ini tenggelam
aku merenung di atas limbung
mencari cara untuk kita berbagi mesra

kuawali sajakku dengan satu kenangan
menatap langit yang terus menjulang
apa yang ada saat mata ini terkatup?
merasa hangat dari semua cerita
lalu…

hangat terasa bibir ini membara
entah kapan langit ini mampu kugenggam
kuingin mencari lampu pijar
penerang hati, penenang mimpi
di ujung senja yang takkan lagi
di ujung cinta yang takkan pergi

aku menantimu
di alam mimpiku
menanti cinta, menanti kenangan
biar mesra merangkum kita berdua