puisi lama saya (2004-2005)


Sejak kau menolak cintaku
Hari-hariku menjadi hampa
Tanpa kehadiranmu
Tanpa senyummu

Pikiranku tak sewaras dulu
Ku selalu memikirkanmu
Karena aku masih merindukanmu
Aku masih mencintaimu

Selalu kucoba untuk melupakanmu
Segala cara telah kucoba
Namun bayangmu
Tak pernah sirna dari pikiranku

Kasih tolonglah aku
Agar hidupku normal kembali
Tolonglah terima cintaku
Walaupun hanya menjadi kekasih rahasiamu

Andai saja ku tak mengenalmu
Mungkin hatiku tak akan hancur
dan aku tak akan memikirkanmu

Kau menolak cintaku
karena kau sudah punya kekasih
Sungguh hati ini sangat hancur

Sungguh kuakui ku tergila-gila padamu
Sungguh kuakui ku terus memikirkanmu
Tapi tak kusangka kau sudah ada yang punya
dan tak kusangka kau hancurkan hatiku

Beribu rasa kecewa, sesal
melebur dalam hatiku
Betapa hancurnya perasaanku

Andai saja ku tak mengenalmu

Kosong tadinya lembaran puisi ini
Sama seperti kosongnya hatiku
Tadinya kerajaan hatiku tak ada yang menguasai
Hanya ada aku dan hayalanku yang ada

Hadirmu saat ini mengubah isi hatiku
Jutaan lembar puisi terlahir begitu saja
Jutaan waktu kubuang percuma
Untuk merangkai kata-kata puitisku

Tak ada habisnya aku memikirkanmu
Takkan lelah hasratku tuk memilikimu
Walau banyak halang rintang menghadang
Takkan gentar kumelawan semua itu

Tinta ini menjadi saksi cintaku
Tiap kata yang tergores dalam puisiku
Murni dari sanubari hatiku
Kuhrarap ini membuatmu yakin tulusnya cintaku